{"id":307,"date":"2018-10-22T04:26:11","date_gmt":"2018-10-22T04:26:11","guid":{"rendered":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/?p=307"},"modified":"2018-10-23T00:55:08","modified_gmt":"2018-10-23T00:55:08","slug":"jangan-hanya-dianggap-bencana-alam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/jangan-hanya-dianggap-bencana-alam\/","title":{"rendered":"Jangan Hanya Dianggap Bencana Alam"},"content":{"rendered":"<p><em><i>Alhamdulilll\u00e2h alladzi bi ni&#8217;matihi tatimmus shalihat .<\/i><\/em><\/p>\n<p><em><i>Alhamdulill\u00e2h<\/i><\/em>, dengan pertolongan-Nya, kami masih berkesempatan menyapa para pembaca sekalian melalui lembaran majalah kesayangan kita. Pada edisi 07\/Tahun XXII\/Rabiul Awwal 1440H\/Nopember 2018. Insya Allah akan hadir di awal bulan Nopember 2018. Kami mengangkat tema tentang musibah yang menimpa sebagian wilayah di Indonesia secara beruntun.<!--more--><\/p>\n<p>Dan pada kesempatan ini kami nukilkan tajuk yang kami hadirkan pada edisi tersebut sebagai berikut:<\/p>\n<p><strong><b>Jangan Hanya Dianggap Bencana Alam<\/b><\/strong><\/p>\n<p>Masih sangat segar ingatan kita mengenai musibah gempa yang menimpa wilayah Lombok dan sekitarnya. Musibah itu menyebabkan sebagian wilayah Lombok porak poranda. Rumah, masjid, gedung sekolah, perkantoran berbagai fasilitas umum lainnya hancur tak berbentuk atau masih berbentuk tapi sudah tidak berani difungsikan. Saat sebagian wilayah pulau Lombok masih digoncang gempa-gempa susulan, Sulawesi Tengah digoncang dengan gempa yang lebih dahsyat dan disusul dengan gelombang tsunami. Ribuan bangunan dan nyawa melayang. Dan yang lebih mengerikan dan menakutkan lagi yaitu apa yang dinamakan dengan peristiwa \u2018<em><i>likuifaksi<\/i><\/em>\u00a0(pencairan tanah)\u2019 oleh banyak orang. Peristiwa ini menyebabkan beberapa wilayah amblas. Semua bangunan yang berada di atas wilayah-wilayah tersebut beserta isinya hilang seperti ditelan bumi.<\/p>\n<p>Ada apa sebenarnya? Beragam respon dan jawaban akan didapat jika pertanyaan ini dilontarkan ke khalayak, tergantung sudut pandangnya.<\/p>\n<p>Dalam al-Qur\u2019an, dengan gamblang All\u00e2h Ta\u2019alla menyebutkan (yang artinya) :<\/p>\n<p><em><i>Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan (dosa)mu sendiri, dan All\u00e2h memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).<\/i><\/em>\u00a0\u00a0(QS. Asy-Sy\u00fbr\u00e2\/42:30)<\/p>\n<p>Dalam hadits disebutkan:<\/p>\n<h2>\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0638\u064e\u0647\u064e\u0631\u064e\u062a\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0645\u064e\u0639\u064e\u0627\u0635\u0650\u0649 \u0641\u0650\u0649 \u0623\u064f\u0645\u0651\u064e\u062a\u0650\u0649 \u0639\u064e\u0645\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u064f \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u064f \u0628\u0650\u0639\u064e\u0630\u064e\u0627\u0628\u064d \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0639\u0650\u0646\u0652\u062f\u0650\u0647\u0650\u060c \u0641\u064e\u0642\u064f\u0644\u0652\u062a\u064f: \u064a\u064e\u0627 \u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u0650\u060c \u0623\u064e\u0645\u064e\u0627 \u0641\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645\u0652 \u0635\u064e\u0627\u0644\u0650\u062d\u064f\u0648\u0646\u064e\u061f \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e: \u0628\u064e\u0644\u064e\u0649\u060c \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e\u062a\u0652: \u0641\u064e\u0643\u064e\u064a\u0652\u0641\u064e \u064a\u064e\u0635\u0652\u0646\u064e\u0639\u064f \u0623\u064f\u0648\u0644\u064e\u0626\u0650\u0643\u064e\u061f \u0642\u064e\u0627\u0644\u064e: \u064a\u064f\u0635\u0650\u064a\u0628\u064f\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0645\u064e\u0627 \u0623\u064e\u0635\u064e\u0627\u0628\u064e \u0627\u0644\u0646\u0651\u064e\u0627\u0633\u064e\u060c \u062b\u064f\u0645\u0651\u064e \u064a\u064e\u0635\u0650\u064a\u0631\u064f\u0648\u0646\u064e \u0625\u0650\u0644\u064e\u0649 \u0645\u064e\u063a\u0652\u0641\u0650\u0631\u064e\u0629\u064d \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0644\u0651\u0670\u0647\u0650 \u0648\u064e\u0631\u0650\u0636\u0652\u0648\u064e\u0627\u0646\u064d<\/h2>\n<p><em><i>Bila maksiat telah tampak di tengah umatku, All\u00e2h pun akan meratakan adzab-Nya. <\/i><\/em>Aku bertanya: Wahai Ras\u00fblull\u00e2h! Bukankah pada saat itu di tengah-tengah mereka ada orang-orang shalih? Beliau\ufdfa\u00a0menjawab: \u201c<em><i>Benar<\/i><\/em>.\u201d Ummu Salamah bertanya lagi: \u201cLalu apa yang diperbuat terhadap mereka?\u201d Beliau \ufdfa\u00a0menjawab: \u201c<em><i>Mereka ditimpa apa yang menimpa manusia, kemudian mereka pun beralih menuju ampunan dan ridha All\u00e2h<\/i><\/em>.\u201d<\/p>\n<p>Ayat dan hadits di atas menuntut orang-orang yang beriman untuk introspeksi diri agar tidak terus menerus melakukan perbuatan dosa. Perbuatan-perbuatan dosa itulah yang mendatangkan musibah.<\/p>\n<p>Dalam ayat lain, All\u00e2h\u00a0Ta\u2019alla juga berfirman (yang artinya):<\/p>\n<p><em><i>Tidak ada satu musibahpun yang menimpa (seseorang) kecuali denga izin All\u00e2h; Dan barangsiapa yang beriman kepada All\u00e2h, niscaya Dia akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya. Dan All\u00e2h Maha Mengetahui segala sesuatu.<\/i><\/em>\u00a0(QS. At-Tagh\u00e2bun\/64:11)<\/p>\n<p>Imam Ibnu Katsir berkata, \u201cMakna ayat ini, seseorang yang ditimpa musibah, lalu dia yakin bahwa musibah tersebut merupakan ketentuan dan takdir All\u00e2h dan dia bersabar, mengharapkan (balasan pahala dari All\u00e2h\u00a0Ta\u2019alla), disertai (perasaan) tunduk berserah diri kepada ketentuan All\u00e2h tersebut, maka All\u00e2h akan memberikan petunjuk ke (dalam) hatinya dan menggantikan musibah itu dengan petunjuk dan keyakinan yang benar dalam hatinya. Bahkan, bisa jadi Dia akan menggantikan apa yang hilang darinya dengan yang sesuatu lebih baik baginya.<\/p>\n<p>Inilah sikap seorang Mukmin dalam menghadapi musibah yang menimpanya. Dia bergegas introspeksi diri dan bertaubat dari perbuatan dosa yang dilakukannya, dengan tetap memperhatikan sebab akibat yang menjadi sunnatullah di dunia ini. Berbeda dengan orang yang tidak memiliki iman atau orang-orang yang mengikuti mereka. Dia berpandangan bahwa berbagai musibah yang menimpa umat manusia ini hanya merupakan peristiwa alam biasa yang diawali dengan berbagai sebab yang bisa diketahui dan tidak dihubungkan sama sekali dengan kekuasaan All\u00e2h. Akhirnya, mereka tidak ada upaya untuk memperbaiki diri.<\/p>\n<p>Semoga All\u00e2h\u00a0Ta\u2019alla\u00a0menjadikan kita termasuk kaum Mukminin yang disebutkan dalam hadits Ras\u00fblull\u00e2h\ufdfa, yang artinya, &#8220;S<em><i>ungguh menakjubkan urusan seorang Mukmin. Sesungguhnya semua urusannya baik semata untuknya. Dan itu tidak didapatkan pada siapapun melainkan pada seorang Mukmin. Bila ia memperoleh kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Sedangkan bila ia ditimpa kesusahan, ia bersabar, dan itu baik baginya. <\/i><\/em>(HR. Muslim). [ ]<\/p>\n<p>Pembaca yang budiman!<\/p>\n<p>Sajian lainnya, yakni tentang mengenakan pakaian berbahan sutra bagi kaum laki-laki. Meski perbuatan ini tergolong dosa besar, tapi sangat disayangkan, banyak yang tak menghiraukannya. Sajian ini kami hadirkan, sebagai pengingat bagi semua. Semoga All\u00e2h menjauhkan kita semua dari dosa-dosa.<\/p>\n<p>Dan masih ada beberapa sajian menarik dan bermanfaat insya All\u00e2h. Akhirnya, kami mengucapkan selamat menelaah. Semoga semua aktifitas yang kita lakukan bernilai pahala di sisi All\u00e2h.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-313\" src=\"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/edisi-november18-235x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"235\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/edisi-november18-235x300.jpeg 235w, https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/edisi-november18-768x980.jpeg 768w, https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/edisi-november18-802x1024.jpeg 802w, https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-content\/uploads\/2018\/10\/edisi-november18.jpeg 1003w\" sizes=\"(max-width: 235px) 100vw, 235px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alhamdulilll\u00e2h alladzi bi ni&#8217;matihi tatimmus shalihat . Alhamdulill\u00e2h, dengan pertolongan-Nya, kami masih berkesempatan menyapa para pembaca sekalian melalui lembaran majalah<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":313,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[9,4],"tags":[30,31],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/307"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=307"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/307\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":312,"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/307\/revisions\/312"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/media\/313"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=307"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=307"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bckpmjlh.majalahassunnah.net\/backup\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=307"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}